Hy Genius!

Hy Genius!
Welcome to My Blog :)

Search

Diberdayakan oleh Blogger.
Sabtu, 18 Januari 2014
Dalam kesendirianku,
masih tersimpan bayang-bayang masa lalu . . .

Dalam relungku,
masih tersimpan mimpi-mimpi kala ku bersamamu . . .

Dalam fikirku,
masih terlintas canda tawamu denganku . . .

Dalam anganku,
masih terbayang manisnya senyumanmu . . .

Dalam jiwaku,
aku tersadar bahwa aku begitu merindukanmu . . .

Dalam hatiku,
Aku pastikan bahwa aku masih disini,
untukmu . . .


 Created by : Dhewy Bintank
Selasa, 07 Januari 2014
B
anyak orang ikut-ikutan dalam melakukan suatu hal yang masalahnya tidak diketahui secara jelas. Setiap perbuatan yang kita lakukan wajib kita pahami dan pikirkan dengan kritis, apakah hal tersebut benar atau salah berdasarkan ketentuan hukum negara maupun agama. Jadi setiap tindakan yang kita lakukan haruslah berdasarkan pada pengertian dan kesadaran yang benar menurut ketentuan hukum negara dan agama. Bilamana suatu tindakan yang hendak kita lakukan itu ternyata tidak kita mengerti seluk beluknya atau dasar kebenarannya, maka kita tidak boleh melakukannya.
 
Belajar Mandiri Sejak Dini
Belajar Mandiri Sejak Dini
           Tuhan telah mengaruniakan kepada kita mata untuk melihat, telinga untuk mendengar dan akal untuk berpikir. Ketiga macam indra tersebut harus kita pergunakan untuk menguji benar salahnya suatu hal yang hendak kita lakukan. Tegasnya bila kita hendak berbicara tentang suatu hal atau melakukan suatu tindakan, hal tersebut harus benar-benar berdasarkan ilmu. Barang siapa melakukan suatu tindakan hanya sekedar membeo orang lain atau mengatakan sesuatu semata-mata ikut-ikutan orang lain maka tindakan semacam itu adalah keliru.

Rabu, 25 Desember 2013
Belajar dengan Media Teknologi (e-Learning)


     Kali ini Dewi akan menjelaskan pentingnya proses pembelajaran menggunakan media teknologi baik internet atau e-learning maupun media teknologi lainnya. "Apa sih e-Learning itu?" e-Learning adalah proses pembelajaran modern dengan media internet, seperti itulah singkatnya. Menurut Dewi, proses belajar mengajar dengan cara tatap muka di sekolah sangatlah penting dan wajib dilaksanakan sehari-hari oleh kedua pihak yaitu guru dan murid. Namun, alangkah baiknya jika proses pembelajaran dikembangkan dengan cara modern. Karena di jaman yang serba modern ini kita dapat memanfaatkan media-media canggih yang dapat membantu proses belajar semakin efektif dan efisien. "Kenapa bisa begitu?". Lihat saja, kurang lebih 10 tahun yang lalu, pemilik handphone hanya sedikit atau orang-orang berkecukupan saja yang bisa membeli dan memiliki handphone. Itupun handphone dulu banyak difungsikan hanya sebatas untuk telepon dan sms saja. Nah, bandingkan dengan jaman sekarang. Fungsi handphone tidaklah lagi sebagai alat komunikasi untuk telepon dan sms saja. Handphone telah berevolusi menjadi Smartphone yang bisa kita gunakan untuk online internet kapanpun dan dimanapun kita mau. Disaat kita ingin tahu sesuatu, kita tinggal searching atau mencari langsung di smartphone kita. Maka dari itu, sekarang bukanlah hal yang mahal lagi untuk memiliki smarphone, tablet pc, laptop, netbook dan sejenisnya. Memang dulunya barang-barang tersebut termasuk kebutuhan tersier, tetapi jika kita melihat lingkungan sekitar, bisa jadi sekarang dapat dikategorikan sebagai kebutuhan sekunder atau primer dimasa depan. Dari sedikit penjelasan di atas, dapat disimpulkan dan diambil segi positifnya yaitu menggunakan media-media canggih tersebut kita harus bisa memanfaatkan untuk hal yang lebih baik khususnya untuk pembelajaran.

Selasa, 24 Desember 2013
Contoh Perilaku Terpuji
Contoh Perilaku Terpuji
     Seseorang akan bersikap terpuji apabila batin atau hatinya bersih dan mulia. Bilamana sikapnya berlainan dengan isi hati, maka perangai semacam ini disebut munafik. Kemunafikan seseorang dapat dikenal dengan mudah bilamana motifasi bersikap dan bersifat terpuji semata-mata mencari kepentingan duniawi.

     Perilaku anak terhadap orang tua seringkali tidak menyenangkan hati orang tua, terutama anak-anak dalam masa perkembangan awal, yaitu antara tahun pertama sampai dengan tahun ke tiga. Masa-masa ini sering membuat orang tua jengkel karena sikap keras kepala dan belum adanya kemampuan memahami orang lain. Karenanya dari pihak orang tua sangat dituntut menunjukkan sikap dan perilaku luhur dihadapan anaknya agar anak terlatih menghayati akhlak terpuji. Ucapan yang dikeluarkan oleh orang tua atau tindakan yang dilakukannya hendaklah terpuji. Misalnya bila anak menangis tiada henti karena minta mainan atau makanan, sedang orang tua tidak dapat membelikannya, maka janganlah sekali-kali orang tua menghardik dan memukul anak, apalagi disertai kata-kata kasar. Orang tua yang memberikan sikap dan ucapan tidak terpuji kepada anak semacam itu secara tidak disadari telah menanamkan akhlak rendah pada anaknya.

Sabtu, 21 Desember 2013
Hello World !
Hy Sobat Genius, ini adalah postingan pertama Dewi di blog G3 ini. Dapat disimpulkan  bahwa hari ini Sabtu, 21 Desember 2013 adalah hari lahirnya blog G3. Singkat saja, blog G3 adalah blog pribadi Dewi untuk sharing tentang ilmu pengetahuan, pengalaman, berita dan informasi. Untuk mengisi waktu luang, biasanya jam kosong atau tidak ada jadwal ngajar bisa digunakan untuk posting dan sharing. Semoga untuk kedepannya blog ini akan berguna bagi Sobat Genius. Demikian sedikit posting pembuka dari Dewi, karena pekerjaan yang harus diselesaikan menjelang liburan semester minggu depan. Untuk informasi lebih lengkap tentang maksud dan tujuan blog G3, Sobat Genius bisa melihat di menu Profil Blog. 

Popular Post

Translate

Arsip Blog

Blog Visitor